Tuntutan Warga Desa Kwatu Disanggupi Kontraktor Proyek Long Storage

IM.com – Aksi ribuan warga Desa Kwatu Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto memprotes dampak adanya proyek long storage,(bendungan) mendapat tanggapan direktur CV Rudi Jaya yang menangani proyek kanal senilai Rp 3,66 miliar.

Warga menuding, pengerjaan proyek bendungan menimbulkan permasalahan baru, yakni memutus akses jalan desa dan irigasi persawahan itu dianggap menyengsarakan warga. Akibat terputusnya jalan tersebut, masyarakat jadi susah.

Anak-anak sekolah harus menempuh jarak 10 kilometer untuk menempuh tempat belajarnya, begitu halnya para pengendara motor atau mobil harus menempuh jalan melingkar yang amat jauh.

Maka warga dipimpin Kepala Desa Kwatu, Chosim SH menyampaikan empat tuntutan, pertama akses jalan yang diputus total sejak dimulainya proyek pada Januari 2018 harus diperbaiki.

Kedua, menuntut kerugian tanah kas desa (TKD) yang tidak segera diurus oleh CV. Rudy Jaya selaku penggarap proyek long storage. Ketiga, jalur irigasi yang dipotong harus dikembalikan agar para petani bisa beraktivitas seperti seperti sebelumnya. Keempat, limbah pasir seharusnya dikelolah pihak desa dan tidak diberikan pada pihak lain.

Long storage merupakan proyek penahan air yang berfungsi untuk menyimpan air di dalam sungai, atau kanal dengan cara menahan aliran guna menaikkan permukaan air sehingga cadangan air irigasi semakin bertambah. Proyek senilai Rp 3, 66 miliar itu progres penggarapannya baru mencapai 3 persen, dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2019.

Menanggapi tuntutan warga, direktur CV Rudi Jaya, Ibnu Ghofur menyatakan akan memenuhi seluruhan keinginan warga. “Akses jalan akan diusahakan untuk diperbaiki hari ini. Irigasi kepersawahan akan dibenahi agar petani tidak kekurangan air,” kata Ghofur yang disambut warga dengan gembira.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Kwatu Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa memprotes proyek Long Storage, Senin (12/02-2018). Aksi yang dimulai pukul 08.00 WIB diawali kumpul di Kantor Desa Kwatu. Warga menuntut agar proyek dihentikan sebelum permasalahan dampak adanya proyek yang dirasakan warga disikapi dan diselesaikan oleh CV Rudi Jaya. (mg1-uyo)

Berita Terkait

Komentar