HPN 2018, PWI Mojokerto Beri Award kepada Penyelenggara Negara

IM.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Mojokerto pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 memberi Award kepada penyelenggara negara yang mampu memberikan kontribusi positif kepada daerah dan masyarakat. Baik secara layanan, maupun sebagai inspirator yang mampu mengubah pola pikir masyarakat yang lebih baik.

Ada 8 kategori Award PWI Mojokerto yang penyerahannya dilaksanakan di Sunrise Mall, Minggu (04/03-208). pada puncak acara peringatan HPN 2018 sekaligus pengumuman pemenang lomba foto Polisi Humanis.

Publik figur itu adalah Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, dinobatkan sebagai Newsmakers. Penghargaan yang diserahkan Ketua PWI Mojokerto, Andung Kurniawan kepada alumni Akpol 1997, karena pernyataan dan tindakannya memberikan dampak yang signifikan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat Mojokerto.

Sebagai sumber berita di media massa mantan Kapolresta Batu tersebut dinilai memenuhi beberapa kriteria sebagai newsmaker, yakni berprestasi, dalam kegiatannya memberi inspirasi, memperkaya wacana publik dan memberikan informasi tentang apa yang terjadi.

PWI Mojokerto juga memberikan penghargaan kepada Kapolres Mojokerto Kota AKBP Puji Wibowo. Dari pengamatan para jurnalis, Puji Hendro Wibowo konsisten memberantas peredaran narkoba dengan banyaknya ungkap kasus. Juga sering membuat inovasi-inovasi dalam bidang pelayanan.

Penghargaan juga diberikan kepada Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Nopta Histaris Suzan sebagai figur dari lembaga penegak hukum yang telah berinovasi dengan membuat layanan publik baru.

Penghargaan bagi aparat penegak hukum lainnya yakni Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Lubis. Ia selama ini gencar melakukan tindakan pemberantasan korupsi. Di tangan tokoh ini, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan pada level bawah penyelenggara negara.

Termasuk kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto Halila Rama Purnama. PWI Mojokerto mengapresiasi langkahnya sebagai penegak hukum yang tidak hanya melakukan upaya pemberantasan korupsi. Namun, juga melakukan pencegahan. Dari pengamatan para jurnalis, wajah baru yang memimpin lembaga baru ini telah melakukan upaya-upaya pencegahan korupsi yang cukup baik sehingga tindakan korupsi bisa dicegah.

Kepada penyelenggara pemerintahan daerah tingkat kabupaten dan Kota Mojokerto, PWI memberi penghargaan kepada H Masud Yunus Wali Kota Mojokerto sebagai figur penyelenggara negara yang memiliki keterbukaan informasi publik. Mas’ud Yunus dikenal cukup dekat dengan para jurnalis dan memiliki komitmen untuk memberikan informasi publik secara mudah.

Sedangkan penghargaan kepada Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa adalah sosok tokoh inspiratif yang telah melakukan upaya pembangunan infrastruktur yang massif. Tokoh yang satu ini dikenal mampu membuat lompatan-lompatan dengan membangun infrastruktur daerah yang memberikan multiple efek terhadap masyarakat secara ekonomi.

Infrastruktur jalan, gedung pelayanan, revitalisasi wisata, pasar dan pembangunan sejumlah infrastruktur lainnya telah dilakukannya sejak memimpin. Langkah-langkah tokoh ini secara otomatis telah membawa daerah yang dipimpin bisa bersaing dengan daerah lain.

Sementara penghargaan juga diberikan kepada aparat keamanan yang menjaga wilayah administrasi paling bawah, yakni desa atau kelurahan. Dari institusi TNI, PWI memberikan penghargaan kepada Babinsa. Sementara dari institusi Polri, penghargaan diberikan kepada Babinkamtibmas.

Babinkamtibmas dan Babinsa adalah tugas yang tak banyak terpublikasi. Sementara mereka memiliki tugas berat yang harus diemban. Mereka harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk memantau keamanan dan juga memberikan pelayanan 24 jam. Atas dedikasinya itu, PWI memberikan penghargaan kepada tokoh yang berasal dari Babinkamtibmas dan Babinsa.

Ketua peringatan HPN 2018 PWI Mojokerto, Mujiono menjelaskan Award ini diberikan sebagai penghargaan sekaligus support PWI agar penyelenggara negara bisa menjalankan tugasnya lebih baik dan mampu memberikan inovasi-inovasi.

“Karena sejatinya, pengembangan daerah dan kesejahteraan masyarakat lahir dari tangan-tangan penyelenggara negara yang memiliki itikad baik, otak cemerlang daninovasi-inovasi,” tandasnya kepada wartawan. (uyo)

Berita Terkait

Komentar